Woensdag 29 Mei 2013


Mahasiswa, Almamater Tercinta

seorang mahasiswa sepatutnya menjaga kemuliaan nama almamater tercintanya, kebaikan sebuah almamater tegantung bagaimana seorang mahasiswa itu menjaga karakter dari almamater atau lembaga tersebut, menjaga nama baik suatu almamater adalah tanggung jawab seorang mahasiswa itu sendiri, karena baik buruknya suatu almamater tergantung bagaimana dinamika atau moral dari seorang mahasiswa itusendiri.
jamak ditemukan dalam lingkungan masyarakat, seorang pelajar menjaga nama baik almamaternya sampai-sampai berani mati-matin membela almamater pada waktu menimba ilmu di lembaga tersebut, tetapi ironisnya setelah selesai atau lulus dari lembaga tersebut lupa terhadap apa yang di dapat dari lembaga atau kampus yang dia cintai, bagai pepatah “bagai kacang lupa kulitnya”.
 sehingga patutkah dikatakan sebagai mahasiswa lulusan lembaga tesebut sementara dia lupa akan dedikasi dari pengajar-pengajar yang telah mengarahkan langkah dalam hidupnya,  sehingga sulit untuk mengtakan mahasiswa yang memang mahasiswa karena hanya ilmu yang didapat sementara penghargaan dan nilai kepedulian begitu tipis dalam dirinya, sehingga lupa akan almamater yang telah mendidiknya dan mendewasakannya.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking